Saturday, 25 June 2016

Together for a Better Place with Annette Horschmann

23 Februari 2016, difasilitasi oleh perusahaan tempat saya bekerja, saya bertemu dengan Annete Horschmann dalam sebuah seminar bertema "Tohether For A Better Place".
Siapakah Annete Horschmann??
Annete Horschmann seorang gadis berkebangsaan Jerman. Selesai kuliah hukum di Koln, Jerman pada tahun 1992, Anne, begitu panggilannya pergi traveling keliling dunia. Dia berencana melancong ke India, Thailand, Malaysia, Indonesia, Selandia Baru, dan Amerika. Saat berada di Bali, dia seperti mendapat "panggilan" ke Danau Toba. Dia akhirnya mengumpulkan informasi tentang danau toba. Setelah mendapatkan banyak info dan merasa cukup tertarik, iapun memulai perjalanan.
Melalui perjalanan darat dia berangkat dari Bali menuju Danau Toba, Sumatera Utara. Sempat singgah di Yogyakarta, kemudian di Jakarta dan Bukit Tinggi.
Di Bukit Tinggi, seorang pemandu wisata mengatakan bahwa Anne akan menemukan jodoh di Indonesia. Anne tidak percaya dan merasa tidak mungkin. Dari sisi tinggi badan, Anne mencapai 170 cm, tidak akan cocok dengan pemuda Indonesia yang umumnya jauh lebih pendek dari dirinya.
Perjalanan Anne dilanjutkan hingga ke Danau Toba. Perasaannya tidak perlu ditanyakan lagi. Alam Danau Toba begitu indah, danau biru yang luas sangat mempesona. Anne merasakan ketenangan jiwa saat memandangi danau dan menghirup udara segar pantai. Itulah kesan pertama seorang Annete Horschmann pada Danau Toba.
Setelah beberapa minggu tinggal di Tuktuk, visa kunjungan wisata habis, maka Annette keluar dari Indonesia, dan terbang ke Penang, Malaysia. Seminggu di Penang membuatnya rindu akan Danau Toba. Dan iapun kembali setelah selesai mengurus visa.
Sebelumnya Anne sudah berkenalan dengan seorang pemuda asli Tuktuk, Danau Toba yang akhirnya menjadi pertner bisnisnya. Mereka membangun bisnis pariwisata, yaitu restoran vegetarian, mengingat banyaknya wisatawan luar yang berkunjung ke Danau Toba. Sejak dibuka, restoran itu banyak pelanggan, terutama dari kalangan tua, karena pada saat itu sedang "tren" dan banyak wisatawan kakek dan nenek dari Eropa memilih berlibur ke Asia untuk melewati musim dingin.
Usaha restoran berkembang pesat, lalu mereka kemudian memperluas usaha dengan menyediakan roti. Mereka menjalankan bisnis ini secara profesional, walaupun di antara keduanya juga telah terjalin hubungan cinta.
Bagi orang Batak, hubungan cinta tidak bisa dilakukan secara terselubung, maka mereka mengesahkan hubungan mereka dengan pernikahan menurut adat Batak pada pertengahan tahun 1994.
Untuk memenuhi adat, sebelumnya Annette diangkat menjadi orang Batak dan diberi marga Siallagan, dan namanya menjadi Annette boru Siallagan.
Walaupun kurang setuju, pihak kerabat dan kedua orang tua Annette bisa menerima keputusan putrinya, dan mereka datang dari Jerman menghadiri pesta pernikahan Annette dan Antonius Silalahi.
Sementara itu dari pihak pengantin pria, keluarga Silalahi, sangat bangga karena memiliki menantu orang asing.
Setelah beberapa bulan menikah, Anne baru teringat dengan pemandu wisata di Bukit Tinggi itu. Dan apa yang ia katakan menjadi kenyataan, Anne mendapat jodoh orang batak.
Itu sedikit profil Annete Horchmann. Lalu apa hubungannya dengan seminar bertemakan "Together For A Better Place"?
Danau Toba telah menjadi kampung halaman bagi Anne. Ada cerita mengesankan ketika ia baru saja menjadi bagian dari keluarga Silalahi. Anne yang sangat peduli terhadap kebersihan, melihat sampah yang berserakan di kali sekitar rumahnya. Dia dengan sendirinya memungut sampah itu dan membuangnya ke tempat yang benar. Lalu mertuanya menegur, "kenapa kau pungut itu sampah? Kau pungut sekarang, besok akan ada lagi". Dengan tawanya Anne menceritakan jawabannya. "Sama seperti kita mandi, hari ini mandi, besok kotor lagi, dan kita mandi lagi, jawabku pada inang itu", ujar Anne dengan logat bataknya. Benar juga sih. Kalau dibersihkan sekarang, nanti kotor lagi, ya dibersihkan lagi. Pada prinsipnya Anne ingin menerapkan pada dirinya dulu, agar orang lain melihat dan berharap mengikutinya.
Anne bilang, untuk tempat yang lebih baik, kita harus care, understand, baru bisa menjadikan lingkungan kita jadi lebih baik. Care dalam hal ini, Anne sangat peduli akan kebersihan sekitar Danau Toba. Understanding, dia merasa harus bisa mengerti kebiasaan masyarakat Indonesia. Sehingga untuk mengajak orang menjaga lingkungan, Anne harus memberikan contoh. Seperti apa yang dilakukannya dengan sampah di sekitar Danau Toba. Anne memungutnya, yang secara tidak langsung mengajak orang melakukan yang sama. Karena dia mengerti orang tidak akan mau mengikutinya hanya dengan dia bicara soal kebersihan.
"Budayakan LISA,” ujar Anne. LISA is Lihat Sampah Ambil.
Jadi, bagi Anne, untuk menjadikan tempat lebih baik, kita harus CARE. Harus mengerti dengan lingkungan kita. Lalu memberikan contoh dari diri sendiri, seperti halnya dia membersihkan sampah di lingkungannya. Karena perasaan cinta akan lingkungan Danau Toba, Anne menjadi care, dan memberikan contoh untuk menjadikan lingkungan lebih baik.
Hubungannya sama urusan kerjaan apa? Sesuai dengan tema, together for a better place. Dalam seminar ini Anne hanya bercerita tentang dirinya dan apa yang dilakukannya. Tidak menyinggung hubungannya dengan pekerjaan, padahal audiensnya adalah karyawan. Dan perusahaan mengundang Anne pasti juga karena tema "Together For A Better Place" ini tidak hanya untuk masalah kebersihan lingkungan saja. Tapi bersifat global.
Selain masalah kerbersihan (yang sudah pasti harus kita jaga), secara tidak langsung tema ini berkaitan dengan misi perusahaan. Untuk menjadikan perusahaan menjadi lebih baik, harus kita lakukan bersama. Karyawan harus care, mengerti lingkungan kerjanya, mengerti visi dan misi perusahaan, sehingga perusahaan ini bisa menjadi tempat yang lebih baik, dan menjadi tujuan para lulusan sarjana dalam mencari tempat bekerja (ini salah satu misi perusahaan). Itu hal yang tersirat dalam seminar Annete Horschmann ini.




Intinya, kalau ingin tempat yang lebih baik, kita harus care. 

Oke, sekian dulu yaa.. Semoga bermanfaat. And, see u on my next post.

Sunday, 21 February 2016

Mandalawangi Camp Ground - Dekat dan Ramah di Kantong

Hai..
Buat traveler di luar sana, yang ingin cari suasana yang berbeda, bisa jalan kesini nih. Ini sih bukan catatan perjalanan baru. Sekitar 6 bulan yang lalu. Tapi setidaknya gak jauh berbedalah dari suasana saat ini.

Start.
Kisah ini membawa segerombolan karyawan haus refreshing, yang pulang kerja selalu malam, paginya udah di kantor lagi. Jadi mungkin berkemping ini suatu pengalaman penuh syukur buat mereka. Cailaahh... Lama-lama makin lebay ini ngomongnya. Yuklaah langsung ke tekape.
Berangkat dari kota kasablanka hari Jumat jam 8.30 PM. Menuju cibodas, Mandalawangi Camping Ground. Situasi jalanan lumayan macet. Maklum, Jumat malam waktunya warga Jakarta membebaskan diri dari keseharian yang bikin otak mumet. Acara ini dikelola oleh teman-teman kantor terpilih, yang kami sebut Fun Team, yang tiap tahun membernya berganti. Fun Team yang survey dan mengurus semua perlengkapan. Lebih kurang seperti EO. Two thumbs buat Fun Team 2015. Sekitar jam 12.00 kami disambut oleh Fun Team dengan makanan yang WOW banget. Bakso dan teh anget. Asli racikan teman-teman Fun Team dibantu Mommy kita (red: manager). Cocoklah dengan kondisi malam yang super duper dingin pake banget. Oiya, kalau kesini jangan lupa bawa jaket yang tebel. Karena benar-benar dingin, nggak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Haha..

Salah satu hal yang menjadi pertimbangkan untuk camping disini adalah keamanan. Lokasi dekat dari parkiran, dekat dengan kantor pengelola, penyewaan tenda dan konsumsi bisa disediakan oleh pihak Mandalawangi.
Selesai menghangatkan perut, yang masih mau menikmati malam di camping ground bisa nongkrong di depan tenda. Saya lebih baik cuci muka, bersih-bersih, dan tidur. Karena besok masih ada kegiatan yang butuh energi. Dalam tenda sudah tersedia kasur dan sleeping bag. Walaupun udah pakai jaket tebel plus sleeping bag, dinginnya masih terasa. Gigi sampe nggak bisa diem.

Tenda Sewaan di Mandalawangi


Sabtu pagi yang cerah. Bangun, mandi (rata-rata mandi kucing alias basah-basah muka, rambut, ketek, kaki) dan sarapan. Perlu dicatet, saya mandi loh. Bermodalkan air panas yang dibeli Mommy dari ibu-ibu warung deket kamar mandi. Beneran mandi loh ini. Kalau nggak pakai air panas mah ogah mandi dingin-dingin begitu. Bukannya sombong, tapi itu dinginnya kelewatan. Bisa-bisa badan saya kaku kalau mandi pakai air yang dinginnya luar biasa itu.
Oiya, di camping ground ini disediakan kamar mandi umum. Jadi nggak mandi di kali kayak dulu Kemah Bakti Mahasiswa ya. Ini bisa dibilang agak eksklusif walaupun kamar mandi biasa. Tapi dibanding sama kemah beneran mah enakan inilah. Hehe..
Oke, lanjut yah. Setelah sarapan, perjalanan dimulai. Hiking. Tujuannya ke air terjun Cibodas. Track-nya lumayan juga. Sebelumnya saya udah pernah juga lewatin track ini. Tapi dulu nggak camping. Dulu touring, nginep di puncak, trus ke Cibodas.  Kalau sekarang nginep di Camping Ground deket sini. Lumayan ngos-ngosan juga berjalan di bebatuan yang mendaki. Gempor. Bukan karena faktor U loh (gak mau mengakui), tapi karena kurang olahraga aja. 


 
Perjalanan dari camping area ke TN Gunung Gede Pangrango


Photo Session
 
Sesampainya di atas, terbayar sudah lelahnya kaki mendaki. Air terjun yang segar sudah menanti di depan mata. Lumayan banyak pengunjung yang kesini, karena hari libur. Tapi pasukan merah-merah ini cukup menarik perhatian, karena jumlahnya cukup banyak. Mulailah sesi pemotretan. Halah... Sesi foto-foto narsis tepatnya. Ada yang bawa tongsis juga. Jadi moment ini memang diperuntukkan bagi yang narsis dan gila foto, tak terkecuali saya. Tapi sekarang saya lebih kalem, ngga kayak dulu waktu masih abege. Haha...

 
Pulang dengan track yang sama, tapi lebih enteng karena jalannya menurun. Jadi ngga terlalu berat. Bisa lebih cepat dibanding waktu naik. Sampai di Camping Ground, makan siang sudah tersedia. Kali ini makanan disediakan pengelola Camp Ground Mandalawangi, masuk dalam paket yang kami ambil. Fun Team hanya menyediakan minuman dingin buat teman-teman yang abis panas-panasan. Makan siang yang disediakan luar biasa banget menunya. Ikan goreng, ayam goreng, sayur asem, ikan asin, lalap, dan banyak lagi yang saya lupa pastinya. Hahaha.. Setelah ishoma, acara bebas. Yang mau jalan-jalan, ngobrol, tidur, dipersilahkan. Cuma sampai jam 3.00 PM. Setelahnya akan ada games per team. Biasa, team building. Panitia sudah menyiapkan beberapa games yang harus dimainkan oleh teman-teman. Games ini tidak hanya menguras energi tapi juga pikiran. Yang penting sih dibawa enjoy aja, wong tujuannya untuk have fun kok. Sebelum games dimulai, foto team dulu. Wajib buat dokumentasi dan menyalurkan bakat model teman-teman. Hehhe...
Games yang dimainkan sebagai berikut:
1. Semangka Koin
Semangka yang udah ditancepin koin, dilumurin kecap. Udah kayak mau masak yah. Hahaha.. Nah peserta dari 2 team ini harus mengambil koin menggunakan mulut secara bergantian. Inget yah, mulut. Dan pastinya pake gigi . Waktunya 3 menit. Team yang bisa mengumpulkan banyak koin, dialah yang menang.
2. Lempar Tangkap Bola
Game ini menggunakan keranjang dan bola plastik. Team member berbaris ke belakang dengan jarak sedang, sesuai strategi team. Masing-masing memegang satu keranjang kecil. Member yang paling depan akan melempar bola ke belakang. Yang di belakangnya harus menangkap dengan menggunakan keranjang. Begitu seterusnya sampai member terakhir. Kalau bola sampai dengan selamat ke keranjang terakhir, berarti mendapatkan satu poin. Game ini juga menggunakan waktu. Jadi yang bisa mengumpulkan lebih banyak bola selama waktu yang ditentukan, dialah pemenangnya. Sama seperti game semangka koin.

Games lempar tangkap bola

3. Genggam Tepung
Panitia memberikan tepung di piring plastik masing-masing dengan berat yang sama. Team member berbaris dan secara bergantian mengambil tepung dengan tangan dan memindahkan ke piring ke dua yang disediakan. Tepung digenggam pastinya ada yang tumpah. Setelah waktunya habis, tepung di piring ke dua ditimbang lagi. Yang bisa mengumpulkan tepung lebih banyak, itulah pemenangnya.
4. Mari menggambar
Panitia membagikan satu kertas dan pulpen. Team member berbaris dan secara bergantian akan menuliskan satu garis di kertas sehingga membentuk gambar yang diinginkan panitia. Contoh, kata kuncinya rumah. Member pertama membuat satu garis. Begitu seterusnya secara berurutan. Hanya boleh satu garis.   Setelah waktu habis, panitia akan cek gambar dari dua team ini. Gambar yang bentuknya mendekati kata kunci, yaitu yang paling mirip dengan rumah, itulah yang menang.
5. Si Buta Bawa Bola
Salah satu team member berdiri dengan jarak sekitar 6 meter dari member yang lain. Tugasnya adalah mengarahkan temannya yang akan berjalan dengan mata ditutup dan membawa bola. Di depannya disediakan keranjang untuk mengumpulkan bola yang dibawa. Games ini masih sama, menggunakan waktu dan perhitungan jumlah terbanyak. Lucunya, yang matanya tertutup kadang bingung harus jalan ke arah mana. Karena yang membawa bola akan diputar dulu arahnya. Jadi waktu games mulai, mukanya belum tentu ke arah titik tujuan. Jadi harus mencari sumber suara yang mengarahkan.
Pembahasan games kita stop dulu sampai disini. Kita lanjutin ke acara berikutnya. Mandi sore. Yang ini nggak perlu dijelaskanlah yaa.. Lanjuuut... Istirahat sebelum acara malam. Biar fresh. Cuaca masih bagus, tapi dingin mulai terasa. Siapin jaket tebel dan selimut kalau perlu. Malam ini ceritanya kita bakalan lepas lampion. Tapi sebelumnya kita mau lomba lipsync dulu dengan lagu yang udah ditentuin panitia.



Menikmati malam di alam bebas


Lepas lampion

Kalau mau tau gimana keseruan camping disini, sesekali bisa ajak teman-teman atau keluarga. Ada kok beberapa keluarga kecil yang camping disini. Mereka menyewa satu tenda kecil. Sepertinya mengajarkan anak-anaknya mengenal alam. Lokasinya kids friendly banget.
Oiya, yang penting lagi, harga sewa dan lain-lain. Disini biasanya disediakan paket.
Ini harga paketannya. Kalau mau nanya-nanya dan mau disesuaikan dwngan budget bisa langsung hubungi contact person aja.
1. Paket Camp Mandalawangi IDR 200.000/pax (minimal 20 pax)
2. Paket Camp Mandalawangi IDR 220.000/pax (minimal 15 pax)
3. Paket Camp Mandalawangi IDR 240.000/pax (minimal 12 pax)
4. Paket Camp Mandalawangi IDR 270.000/pax (minimal 7 pax)
5. Paket Camp Mandalawangi IDR 300.000/pax (minimal 4 pax)
Fasilitas :
Tiket masuk Camp Mandalawangi Cibodas
Tiket retribusi PEMDA
Tiket Air Terjun
Tenda dome
Booking Lokasi
Matras/alas spon
Sleeping bag
Makan 4 kali
Penerangan/listrik
Toilet/MCK
Api unggun
Jurit malam
Parkir
Pemandu


So, tunggu apa lagi? Buruan jalan.. Refreshing.
Semoga informasinya bermanfaat.


See u on my next post

Wednesday, 2 September 2015

Uber Taxi - Murah dan Fancy

Hai hai....
Hari ini first time saya naik Uber taxi. Dari semalam udah nanya-nanya temen sih, kalo naek Uber aman gak sih? Itu hal penting pertama, apalagi kita sebagai wanita. Bener gak? Nah, yang kedua baru soal tarif. Itu juga hal penting buat kita sebagai wanita (dasar emak-emak :D gak mau rugi banget yah.
Okeh, semalam itu langsung download aplikasi Uber, dan coba-coba cek fare estimated. Murah. Itu hal yang pertama kepikiran. Akhirnya dengan tekad baja (ceilee...) Jadilah pagi ini order Uber taxi. Namanya sih uber taxi yah, tapi mobilnya sudah pasti plat hitam. Jadi Uber ini bukan taxi seperti biasa, melainkan seperti mobil sewaan. Armadanya banyak. Ada xenia, avanza, dll. Ada pilihan Uber X atau UberBlack. Buat yang pengen gengsi-gengsian dikit bisa pake UberBlack. Armadanya ada BMW, Mercy, dll.
Naaah.. Pagi ini saya ordernya UberX, ramah di kantong (hihihi...). Dari Kuningan ke Soekarno Hatta Int Airport.
Order, laku kita terima notifikasi kalau mobilnya sudah menuju ke lokasi penjemputan. Kesan pertama sih biasa aja.
PLUS nya naik Uber Taxi:
1. Aplikasinya mudah banget, step-by-step, gak ribet.
Mulai dari registrasi akun baru, pencarian taksi, cek lokasi taksi dimana, ngontak supir taksi, estimasi tarif dan waktu jemput, data supir dan nopol mobilnya. Setelah sampai di tujuan, bisa kasih review buat supirnya. Jumlah tagihan tarif kita dikirim langsung ke email kita.
2. Pilihan mobilnya banyak dan lebih terawat
Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, ada 2 tipe armada, yaitu Uber X yang merupakan kelas lebih murah yang baru ada di Jakarta sejak Januari 2015 kemarin dan UberBlack yang merupakan kelas premium yang sudah hadir lebih dulu dari Agustus 2014. Jenis mobil yang digunakan sebagai armada bisa bervariasi, tergantung tipe armada mana yang kita pilih, kalau Uber X biasanya ya Avanza, Xenia, Rush, Terios atau APV, bahkan Innova. Kalau UberBlack biasanya Innova, Camry bahkan juga Alphard, Mercedes Benz S Class dan BMW.
Kalau jalan rame-rame enak nih. Pake Avanza atau Innova kan lebih lega daripada umpel-umpelan pake taksi biasa. Dan yang penting itu nyaman, serasa mobil sendiri. Seperti tagline-nya, Everyone's private driver.
3. Ada estimasi tarif ongkos ke tempat tujuan kita.
Bisa kira-kira harus bayar berapa, ngga panik or deg-degan lagi bolak balik liat argo kalau ternyata macet.
4. Tarif perjalanan dengan Uber Taxi rata-rata lebih murah daripada kalau naik taksi biasa.
Tarif buka pintu taksi biasa sekarang rata-rata Rp 6000-7000, sementara kalau Uber X itu hanya Rp 3000, untuk perhitungan total biaya perjalanan akan tergantung pada 3 elemen:
- Base fare (tarif buka pintu): Rp3000 untuk UberX atau Rp7000 untuk UberBlack
- Distance (total harga sesuai jarak yang ditempuh) dimana harga / km tergantung UberX (Rp 2000/km) atau Uber Black (Rp 2850/km).
- Time (lama waktu tempuh), dimana harga /menit juga tergantung UberX atau UberBlack.
Hari ini, saya pake Uber dengan fare estimated Rp. 70000 - Rp. 96500. Dari kuningan ke bandara CGK. Dan ternyata pas liat emailnya, kena Rp. 98000. Gak jauh beda kan yaa. Kalau naik taxi biasa itu udah kena Rp. 120000 lebih, diluar tol lagi. belum termasuk tol.
5. Ongkos sudah termasuk biaya tol
Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, biaya naik Uber Taxi di Jakarta yang masuk jalan tol tetep macet aja, sudah termasuk tol, jadi ngga perlu bolak balik keluarin uang receh atau kartu eToll buat bayar-bayar tol. Kecuali jika supirnya tidak ada uang tunai mungkin kita harus bayar dulu tapi pastikan di tagihan Uber yang nanti diemailkan ke kita sudah tidak ada lagi biaya tol. Tapi tadi drivernya bilang, per tanggal 7 September bayar tol sendiri. Gak dibayarin lagi.
4. Ngga perlu bayar tunai
Karena semua pembayaran perjalanan dengan Uber Taxi ini menggunakan debet kartu kredit kita. Jadi yang kita bayarkan sesuai tarifnya. Gak perlu cari-cari ATM lagi.

Monday, 27 July 2015

Kajian Tazkiyatun Nafs: Menggapai Kejernihan Hati

Menggapai Kejernihan Hati
 
Sepertinya yang paling sulit di dunia ini adalah menjaga iman. Iman kita akan selalu naik turun. rasulullah SAW pernah berkata, "Pagi beriman, sore kafir. Sore beriman, paginya kafir". Itulah gambaran iman manusia. Bisa berubah dengan cepat. Nabi Muhammad SAW tidak mengatakan tentang hal berbuat baik dan dosa. Tapi lebih tajam lagi, iman dan kafir. Sholat malam, salah satu cara untuk menjaga iman. Selanjutnya dengan menjaga kejernihan hati.
 
6 perkara untuk menjaga iman dan keistiqomahan, nasehat dari Ibnu Rajab:
 
1. Tanamkan aqidah yang lurus. Hal penting dalam membersihkan hati. Orang yang mengerti aqidah tidak akan berbuat maksiat. Jika seseorang berbuat kesalahan/maksiat lalu dia kembali kepada aqidah maka sesuangguhnya Allah SWT menjaganya, dan mengembalikan ke jalan yang benar.
 
2. Menjaga makanan halal. Makanan memengaruhi iman seseorang. seorang anak yang diberi makanan tidak halal akan sulit untuk taat kepada Allah SWT. Sebagai contoh, ketika seorang suami yang memberi nafkah untuk keluarganya dengan cara yang tidak halal, istrinya akan sulit untuk taat kepadanya.
 
3. Berkumpul dengan orang sholeh. Allah SWT memerintahkan untuk bertakwa dan berkumpul dengan orang sholeh.
 
4. Do'a kepada Allah untuk ketetapan hati.
Berikut do'a untuk ketetapan hati agar diberikan ke-istiqomahan. Semoga bisa diamalkan sebagai upaya kita untuk menjaga hati ini.
 
Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam berdoa:
 
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ
 
“Wahai Robb yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.”
 

[HR.Tirmidzi 3522, Ahmad 4/302, al-Hakim 1/525, Lihat Shohih Sunan Tirmidzi III no.2792]
 
 
Dalam riwayat lain Rasulullah bersabda:
 
اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ
 
“Allahumma mushorrifal quluub shorrif quluubana ‘ala tho’atik.”
 
[Ya Allah yang memalingkan (membolak-balikkan) hati manusia, palingkanlah hati kami di atas ketaatan kepada-Mu]
 
[HR. Muslim (no. 2654)]
 
5. Mencintai Al-Quran. Sesungguhnya membaca Al-quran itu menjernihkan hati. Hati yang hitam atau putih tidak bisadi-cek dengan USG. Tapi dengan membaca Al-quran bias terlihat apakah hati seseorang hitam atau putih. Orang yang tidak bias berlama-lama dengan Al-quran hatinya telah hitam. Orang yang hatinya putih senantiasa dekat dengan Al-quran, tidak merasa terbebani membaca Al-quran. Saat ini, kita sebagai manusia lebih banyak mendengarkan music yang sesungguhnya adalah seruling syetan. Orang yang terbiasa mendengarkan music akan sulit untuk berhenti dan mendengarkan ayat Al-quran. maka orang yang menyukai musik tidak bias dikumpulkan dengan orang yang menyukai Al-quran. Karena mereka akan saling mengalahkan.
 
6. Mengaji/menghadiri majlis kajian ilmu. Pada dasarnya manusia itu sering lupa. Ketika seseorang melakukan sesuatu yang salah karena lupa, dan diingatkan mengenai kesalahannya, dia akan kembali kepada kajian ilmu dan beristighfar.
 
*dari kajian Ust. Umar Mita Lc
dalam kajian bulanan SMUI Al-Azhar Pusat
22 Februari 2015
 
 

HIDUP SUKSES & BERMAKNA

Umur yang sering kali dijadikan ukuran sukses tidaknya seseorang adalah 40 tahun. Itu standarnya.
Buku "Half Time" tulisan Bob Buford memberikan pencerahan yang luar biasa bagi siapapun yang memasuki usia paruh baya atau 40 tahun.

Ketika usianya menginjak 40 tahun, Bob mulai merenungkan pencapaian-pencapaian apa yang selama ini dapatkan. Kesimpulannya, Bob sangat sukses. Sebagai CEO dari sebuah perusahaan TV kabel, tentu ia sukses dalam pekerjaan. Bob memiliki pernikahan yang harmonis. Bob juga dikaruniai anak yang luar biasa.
Meski hampir mendapatkan semua yang ia inginkan, tetap saja ada yang mengganggu hatinya. Ia merasa ada yang kurang. Berawal dari kegelisahan hatinya itu, Bob melakukan ziarah batin bersama Tuhan hingga akhirnya ia menemukan bahwa masih ada satu lagi yang belum ia dapatkan.
Apa itu?
Kehidupan yang bermakna.
Apakah kehidupan yang bermakna itu?
Hidup bermakna bukan sekedar sukses, tapi juga hidup yang berarti bagi sesama.
Berhasil tidaknya hidup Anda, bukan hanya diukur dari pencapaian-pencapaian saja, tapi juga dari "Apakah hidup kita berarti untuk sesama?".
 
Amatilah orang-orang sukses seperti Bill Gates atau Warren Buffet, pada akhirnya mereka lebih konsentrasi kepada yayasan sosial daripada bisnisnya. Mereka bahkan menyumbangkan sebagian besar kekayaannya utk kemanusiaan.
Mengapa?
Tidak bisa dipungkiri bahwa dengan cara seperti itu baru merasakan arti hidup yang sesungguhnya. Hidup yang kaya makna.
 
Evaluasilah kembali hidup Anda.
Jangan hanya jadi sukses, tapi jadilah orang yang bermakna.
Jangan memperkaya diri sendiri, tapi perkayalah hidup sesama.
 
HIDUP MENJADI BERARTI di saat Anda BERSEDIA BERBAGI HIDUP DENGAN SESAMA
 
Salam Super ala MT :)
 
See you on my next post
 
 
*dari group sharing MCI